Program Kerjasama

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan sebagai institusi di bawah Badan Litbang dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan diharapkan dapat sebagai pusat rujukan IPTEK pengelolaan hutan yang menjadi dasar pemanfaatan sumber daya hutan secara lestari bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, selain mengandalkan dari anggran DIPA APBN yang terbatas, Puslitbanghut perlu melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Beberapa kerjasama dengan instansi dalam negeri maupun donor luar negari antara lain sebagai berikut.

A. Kerjasama Dalam Negeri

  1. Kerjasama dengan PT Cibaliung Sumberdaya, Pandeglang, Banten tentang Penangkaran Rusa Timor (Rusa timorensis Blainville, 1822) untuk Pemberdayaan Masyarakat

Perjanjian Kerjasama No. PK.4/VIII/P3KR-1/2012 dan No. 744/09/MOU-CSD/XII/2012; waktu : Desember 2012 – Desember 2017

Maksud perjanjian kerjasama adalah membangun sinergitas dalam rangka pemanfaatan lestari Rusa Timor dan untuk pemberdayaan masyarakat sekitar areal kegiatan usaha penambangan melalui implementasi IPTEK yang dihasilkan Puslitbang Hutan.

Tujuan perjanjian kerjasama adalah untuk mendapatkan umpan balikdari pengguna IPTEK, melestarikan dan memanfaatkan hasil penangkaran Rusa Timor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar lokasi melalui program CSR (Corperate Social Responsibility)

 

  1. Kerjasama dengan Dinas Kehutanan Kabupaten Sumba TImur tentang Penangkaran Rusa Timor (Rusa timorensis Blainville, 1822)

Perjanjian No. PK.01/VIII/P3KR-1/2013 dan No. DK.522.000/1284/VI/ST/2013; waktu : Agustus 2013 – Agustus 2018

Maksud perjanjian kerjasama adalah untuk mewujudkan penangkaran rusa timor yang berazaskan prinsip kelestarian di KHDTK Hambala Kabupaten Sumba Timur, sebagai aplikasi dari IPTEK yang telah dihasilkan oleh Puslitbang Hutan. Pembangunan penangkaran rusa timor berbasis wisata sehingga diharapkan dapat mendukung program pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan pendapatan daerah

 

  1. Kerjasama dengan PT Swadaya Perkasa tentang Penelitian Penentuan Kesesuaian Jenis Pohon penghasil Kayu Pertukangan dan Pembangunan Demonstarasi Plot (Demplot) Beberapa Jenis Pohon Penghasil Kayu Pertukangan di Areal Kerja PT. Swadaya Perkasa

Perjanjjian kerjasama No. S.93.1/VIII/P3PPH-3/2015 dan No. 01/SP-JKT/IV/ 2015; waktu : April 2015 – April 2018

Tujuan kerjasama untuk menghasilkan data informasi dan rekomendasi jenis pohon penghasil kayu pertukangan yang sesuai untuk di tanam di areal kerja PT. Swadaya Perkasa dan pembangunan demplot kayu pertukan seluas + 3ha

 

  1. Kerjasama dengan PT. Nityasa Idola tentang Penelitian Nilai Hutan, Silvikultur Hutan Tanaman dan Penilaian Ekonomi pada Kegiatan Penjarangan Komersial dan Pemanfaatan Hasilnya di Areal Kerja PT. Nityasa Idola

Perjanjian kerjasama No. PKS.1/VIII/P3PPH-3/2015 dan No. 022/NI/JKT/2015; waktu : Januari 2015 – Januari 2018

Menghasilkan data, informasi dan rekomendasi aspek teknis dan ekonomis kegiatan penjarangan komersial dan pemanfaatan hasilnya pada pengelolaan hutan tanaman melalui kegiatan penelitian di areal kerja PT Nityasa Idola

 

  1. Kerjasama dengan PT. Hutan Ketapang Industri (HKI)

Perjanjian kerjasama No. 568/HKI/VII/14/HQ/CA dan PKS.2/P3PPH-3/2014; waktu : September 2014 – September 2017

Maksud dan tujuan kerjasama ini adalah melakukan kerjasama penelitian terkait uji coba penanaman dan seleksi berdasarkan pertumbuhan bambu pada sebagian areal kerja PT Hutan Ketapang Industri dengan berbagai jenis bambu.

 

  1. Kerjasama dengan PT. Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI) tentang Kerjasama Teknis Penelitian dan Pengembangan Konservasi, Rehabilitasi dan Restorasi Ekosistem Hutan

Perjanjian kerjasama No. PK.3/VIII/P3KR.1/2013 dan NO. 281/REKI/XI/2013; waktu : November 2013 – Nomvember 2018

Tujuan kerjasama untu mensinergikan sumberdaya para pihak dalam rangka penelitian dan pengembangan dibidang konservasi, rehabilitasi dan restorasi ekosistem hutan; mendorong peningkatan akses kepada setiap upaya ekosistem; menentukan teknik silvikultur dalam restorasi ekosistem; pengembangan HHBK (inokulasi gaharu); bahan naskah akademik dalam perumusan/revisi regulasi terkait restorasi ekosistem.

 

  1. Kerjasama dengan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang Kerjasama Penelitian dan Pengambangan Konservasi Tumbuhan

Perjanjian kerjasama No. 2102/IPH.3/KS/V/2014 dan No. PK.1/VIII/P3KR-1/2014; waktu Mei 2014 – Mei 2019

Maksud perjanjian kerjasama untuk menjalin kemitraan dan penguatan kapasitas para pihak dalam kegiatan litbang konservasi tumbuhan dan rehabilitasi sumberdaya alam baik in-situ maupun ex-situ, dengan keuntungan bersama dan saling menghormati.

Tujuan kerjasama untuk peningkatan, pengembangan dan percepatan penerapan iptek konservasi tumbuhan dan rehabilitasi sumberdaya alam baik in-situ maupun ex-situ.

 

  1. Kerjasama dengan Fakultas Kehutanan IPB tentang Kerjasama Penelitian dan Pemafaatan Hasil Penelitian Teknologi Pengujian Non-Destruktif untuk Pengujian Gaharu

Perjanjian kerjasama No. 356/IT.3/PM/2016 dan No. PKS.2/P3H/HSD/HMS.1/4/2016; waktu : April 2016 – April 2019

Maksud perjanjian kerjasama untuk saling memanfaatkan potensi dan mengembangkan kemampuan para pihak dalam mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang kehutanan.

 

  1. Kerjasama dengan Puslitbang Perum Perhutani Cepu tentang Penelitian pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Sengon

Perjanjian kerjasama No. 09/SJ/PLB/2016 dan No. PKS.3/P3H/HSD/Kum.3/5/2016; waktu : Mei 2016 – Mei 2018

Maksud kerjasama sebagai upaya pengelolaan hutan lestari, menuju kelestarian dan produksi yang termanfaatkan.

 

  1. Kerjasama dengan PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (APP) tentang Litbang dan Inovasi dalam Pembangunan Inokuan Mikoriza Lokal untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Tanaman pada Tanaman Gaharu

Perjanjian kerjasama No. 036/SSE-JKT/APP/05/2016 dan No. PKS.7/P3H/HSD/Kum.3/6/2016; waktu Juni 2016 – Juni 2021

Melaksanakan penelitian, pengembangan dan inovasi dalam pengembangan inokulasi mikoriza lokal untuk meningkatkan kualitas dan produktifitas tanaman termasuk pada lahan gambut basah.

 

  1. Kerjasama dengan Universitas Negeri Surabaya tentang Pengembangan Hutan Kota di Universitas Negeri Surabaya

Perjanjian kerjasama NO. PKS.1/LItbang-Setbadan/2015 dan No. 009705/UN38IV/DN/2015; waktu Oktober 2015 – Oktober 2020

Melakukan pengembangan hutan kota di kampus Universitas Negeri Surabaya.

 

B. Kerjasama Luar negri

  1. Promoting conservation of plant genetic resources of Aquilaria and Gyrinops species in Indonesia Lembaga donor International Tropical Timber Organization (ITTO). Sebagai Team Leader adalah Ir. Didik Purwito, M.Sc dengan durasi kegiatan mulai Oktober 2013 sd September 2014. Lingkup kegiatan meliputi: kajian eksplorasi terhadap status taksnomi dan populasi jenis-jenis Aquilaria dan Gyrinops, melakukan tinjauan terhadap konservasi in-situ dan eks-situ jenis Aquilaria dan Gyrinops, dan pembangunan awal kebun konservasi jenis Aquilaria dan Gyrinops. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan antara lain Pertemuan awal persiapan kegiatan, identifikasi lokasi pengambilan bibit/benih gaharu, ekplorasi dan pengambilan materi genetik berupa anakan dan benih serta herbarium tanaman penghasil gaharu di Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Jambi, Kepulauan Riau, Maluku, pembuatan persemaian tanaman penghasil gaharu, survei peninjauan calon lokasi kebun konservasi tanaman penghasil gaharu, pembangunan plot konservasi ex-situ tanaman penghasil gaharu di HP. Dramga

    Gambar 3. Pengumpulan anakan di hutan alam di Kalbar

           
    Gambar 5. Kegiatan penanaman dan papan nama penanaman

     

  2. The Assessment of Ramin Plantation Requirement and The Establishment of Ramin Genetic Resources Conservation Gardens. Lembaga donor International Tropical Timber Organization (ITTO)

    Sebagai Team Leader adalah Ir. Tajudin Edy Komar, M.Sc dengan durasi kegiatan mulai 5 September 2012 sd 31 Desember 2013. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kontribusi terhadap pengelolaan hutan Ramin secara lestari dengan melaksanakan beberapa kegiatan yang dapat mencegah kepunahan Ramin dan mendorong rehabilitasi habitat dan penanaman Ramin.

  3. Rehabilitation of Degraded Forest and Land

    Kerjasama antara KOMATSU Jepang dengan Puskonser dengan bertujuan untuk produksi bibit stek jenis-jenis dipterocarpa dan rehabilitasi lahan. Durasi kegiatan mulai 1 April 2013 sd 31 Maret 2015 dengan Team Leader Ir. Atok Subiakto, M.AppSc.

  4. Removing Barriers to Invasive Species Management in Protection and Production Forest in SE Asia (UNEP-GEF).

    Durasi kegiatan mulai 1 Desember 2012 sd 31 November 2015. Pelaksana kegiatan Dr. Titiek Setyawati. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas di empat negara (Indonesia, Vietnam, Kambodja, dan Philippina) untuk mengelola IAS dalam rangka konservasi keanekaragaman genetika, jenis dan ekosistem di Asia Tenggara melalui penguatan kebijakan/peraturan yang sudah ada dan mendorong adanya kerjasama regional dengan menggunakan pendekatan multi-sektoral.

  5. ASEAN-Republic of Korea Forest Cooperation (AFoCo) Regional Project Component 2.

    Kerjasama Korea Selatan dengan 9 negara ASEAN dan Indonesia sebagai Koordinator dan Puskonser sebagai Executing Agency. Durasi kegiatan November 2013-November 2015, sebagai Project Manager adalah Dr. I. Wayan Susi Dharmawan. Materi kegiatan meliputi: peningkatan kapasitas dalam penilaian sumberdaya hutan dan peningkatan kapasitas dan pelibatan masyarakat lokal untuk menghadapi kerugian akibat perubahan iklim. 

C. Kerjasama Dalam Bentuk Pelatihan

  1. Kerjasama pelatihan teknik inokulasi gaharu dengan beberapa Dinas kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kehutanan Kab. Tanjung Jabung, Dinas Kehutanan Kab. Balangan, Dinas Kehutanan Kab. Banjarnegara. Kerjasama pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan sekaligus ketrampilan teknik inokulasi tanaman penghasil gaharu para peserta, khususnya para petani yang selama ini “berburu” pada tanaman gaharu alam. Kegiatan pelatihan selama 2 hari, hari pertama pembukaan dan penyampaian 5 materi dari Dr. Erdy Santoso dan Dr. Maman Turjaman tentang aspek budidaya tanaman penghasil gaharu, analisis biaya/ekonomi, agrobisnis gaharu, prospek budidaya gaharu dengan teknologi inokulasi, teknologi bioinduksi pembentuk gaharu, serta hama dan penyakit tanaman penghasil gaharu.  Setelah materi di kelas, peserta mengunjungi laboratorium Mikrobiologi dan persemaian jenis-jenis tanaman penghasil gaharu. Pada hari kedua, dilakukan praktek penyuntikan salah satu tanaman penghasil gaharu yang berada di sekitar Kampus Puslitbang Gunung Batu. Kemudian, dilanjutkan kunjungan ke pabrik penyulingan minyak gaharu CV. Aromindo yang terletak di Semplak, Bogor. 

  

Gambar 6. Kerjasama pelatihan teknik inokulasi gaharu

Selain itu, Puskonser juga menerima beberapa kunjungan, yaitu dari kalangan mahasiwa di Provinsi Lampung dan DIY, serta para camat dan kepala desa/kampung dari Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Pada kesempatan tersebut, Puskonser menampilkan hasil penelitian unggulan yang perlu disampaikan kepada pengguna, khususnya petani melalui para mahasiswa, camat dan kepala desa/kampung.

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  •  
  •  
  •  
  •  
  •